Eko-Teologi Islam Nusantara: Studi Tradisi Bersih Banyu di Watu Lumbung, Pasuruan

Rp54.600

Penulis: Dr. A. M. Najich Syamsuddini, S.A., S.H., M.H., M.Pd.
ISBN: 978-634-7447-45-6
Cetakan: Pertama, Oktober 2025/Rabiulakhir 1447 H
Halaman & Ukuran: x + 172 hlm, UNESCO (15,5 cm x 23 cm)
Sinopsis: Buku ini lahir dari kegelisahan yang sama terhadap kondisi bumi kita, namun dengan keyakinan mendalam bahwa jawaban atas banyak tantangan ekologis dapat ditemukan dalam relung-relung ajaran agama dan kearifan lokal yang telah teruji oleh waktu. Secara spesifik, kami ingin mengajak Anda menyelami Eko-Teologi Islam Nusantara: Studi Tradisi Bersih Banyu di Watu Lumbung, Pasuruan. Mengapa Islam Nusantara? Karena di kepulauan ini, Islam tidak hanya diterima sebagai dogma, melainkan telah berdialog secara dinamis dengan kekayaan budaya dan tradisi lokal, melahirkan sebuah corak keislaman yang akomodatif, moderat, dan sangat relevan dengan konteks zaman. Kami akan membawa Anda pada sebuah perjalanan yang dimulai dari lanskap global krisis ekologi dan spiritualitas alam, menelisik fondasi teologis Islam yang memandang alam sebagai ciptaan suci dan amanah ilahi. Perjalanan ini akan membawa kita lebih dalam ke jantung budaya Jawa, mengupas makna air, gunung, dan alam dalam kosmologi mereka, serta bagaimana Islam berpadu harmonis dengan kearifan lokal tersebut. Bagian paling sentral dari buku ini adalah studi kasus mendalam mengenai Tradisi Bersih Banyu di Watu Lumbung, sebuah ritual yang tak hanya memelihara sumber air vital, tetapi juga menjadi cerminan bagaimana iman, budaya, dan kepedulian terhadap alam terjalin erat dalam kehidupan masyarakat pedesaan. Melalui lensa teori konstruksi sosial, kita akan mengurai bagaimana makna sakral dari alam dan ritual “Bersih Banyu” dibentuk, dilembagakan, dan diwariskan secara sosial. Anda akan melihat bagaimana air bukan hanya sekadar komoditas, melainkan simbol iman, kehidupan, dan tanggung jawab kekhalifahan. Kami akan membuktikan bahwa Islam Nusantara, melalui praktik-praktik seperti Tradisi Bersih Banyu, menawarkan sebuah model eko-teologi kontekstual yang sangat dibutuhkan di era modern ini, sebuah model yang mampu mengatasi pergeseran nilai dari “berkah” ke “komoditas” dan mengembalikan kesadaran ekologis berbasis agama. Di tengah isu-isu mendesak seperti kelangkaan air, modernisasi yang mengikis tradisi, dan pergeseran nilai yang mengancam keberlanjutan, buku ini hadir sebagai pengingat dan sumber inspirasi. Kami percaya, melalui pendidikan Islam yang mengintegrasikan eko-teologi, dakwah yang berfokus pada pelestarian alam, serta peran aktif pesantren dan tokoh agama, kita dapat membangkitkan kembali kesadaran ekologis yang berakar pada iman. Pesan spiritual yang kami sampaikan adalah bahwa menjaga bumi adalah bagian tak terpisahkan dari menjalankan tugas kekhalifahan dan wujud cinta kita kepada Sang Pencipta.

SKU: 00334 Kategori:

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Eko-Teologi Islam Nusantara: Studi Tradisi Bersih Banyu di Watu Lumbung, Pasuruan”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eko-Teologi Islam Nusantara: Studi Tradisi Bersih Banyu di Watu Lumbung, PasuruanEko-Teologi Islam Nusantara: Studi Tradisi Bersih Banyu di Watu Lumbung, Pasuruan
Rp54.600
Scroll to Top